Senin, 15 Desember 2008

Sahabat

Sahabat adalah kebutuhan jiwa yang mesti terpenuhi
dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih
dan kau panen dengan rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naunagn dan penghangatanmu,
karena engkau menghampirinya saat lapar dan saat tubuh butuh kedamaian.

Apabila dia bicara mengungkapkan pikirannya,
engkau tidak takut membisikkan kata tidak di kalbumu sendiri,
kau juga tiada menyembunyikan kata ya.

Dan tiada maksud lain daripada persahabatan
kecuali saling memperkaya roh kejiwaan,
karena kasih yang masih menyisakan pamrih,
dalam jangkauan misterinya, bukanlah kasih
tetapi sebuah jala yang ditebarkan,
hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu,
biarkanlah dia mengenal pula musim pasangmu.

-KG-

Tidak ada komentar: